Loka, Surabaya – Belakangan ini, popularitas reptil sebagai hewan peliharaan rumahan terus meningkat. Salah satu yang paling digemari adalah gecko (tokek hias). Selain memiliki variasi warna dan motif yang unik, hewan nokturnal ini diminati karena perawatannya yang relatif mudah dan tidak membutuhkan lahan yang luas.
Meski tergolong minim perawatan (low maintenance), bukan berarti mahluk mungil ini bisa diabaikan begitu saja. Pemilik tetap harus memahami karakteristik dasar dan pola asuh yang benar agar gecko tidak mudah stres dan rentan terserang penyakit.
Bagi SobatLoka yang baru memulai, berikut panduan lengkap cara merawat gecko agar tetap sehat dan aktif:
- Sediakan Kandang yang Ideal dan Aman
Langkah awal yang paling krusial adalah menyiapkan hunian. Gunakan wadah atau akuarium dengan sistem sirkulasi udara yang baik. Karena gecko adalah hewan yang suka bersembunyi (soliter), wajib hukumnya menyediakan hiding cave (tempat bersembunyi) di dalam kandang. Anda juga bisa menambahkan ranting atau dekorasi mini agar mereka merasa seperti di habitat aslinya.
- Atur Suhu dan Kelembapan Udara
Sebagai hewan berdarah dingin, gecko sangat bergantung pada suhu lingkungan untuk menjaga metabolisme tubuhnya. Idealnya, jaga suhu kandang berkisar antara 26–32 derajat Celsius. Selain suhu, perhatikan juga kelembapannya. Kelembapan yang pas sangat membantu gecko saat memasuki fase shedding atau proses ganti kulit agar tidak mengalami infeksi.
- Asupan Pakan Tinggi Nutrisi
Nutrisi utama gecko didapatkan dari serangga hidup. Anda bisa memberikan jangkrik, ulat hongkong, atau dubia (kecoak kecil). Pastikan serangga dalam kondisi bersih dan segar. Untuk mencegah penyakit tulang metabolic (MBD), beri tambahan suplemen kalsium dan vitamin khusus reptil secara berkala pada pakannya.

- Jaga Ketersediaan Air Bersih
Meski jarang terlihat minum dalam jumlah banyak, gecko tetap membutuhkan hidrasi. Sediakan wadah air kecil yang dangkal di dalam kandang agar mereka mudah menjangkaunya. Jangan lupa untuk mengganti airnya setiap hari demi menjaga higienitas.
- Batasi Interaksi Fisik secara Berlebihan
Gecko membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru maupun dengan pemiliknya. Terlalu sering memegang atau mengangkat gecko, terutama di minggu-minggu pertama, dapat memicu stres berat yang berujung pada mogok makan. Biarkan mereka tenang dan mulailah berinteraksi secara perlahan dan lembut.
- Jadwal Pembersihan Kandang secara Rutin
Kandang yang kotor adalah sarang bakteri, jamur, dan parasit. Bersihkan sisa kotoran dan pakan yang tidak termakan setiap hari, dan lakukan pembersihan total (mencuci kandang) minimal seminggu sekali.
- Kenali Tanda-Tanda Masalah Kesehatan
Pemilik yang baik harus peka terhadap perubahan perilaku peliharaannya. Gecko yang sehat umumnya memiliki gerakan yang aktif saat malam hari, nafsu makan stabil, dan warna kulit yang cerah. Sebaliknya, jika peliharaan tampak lemas, kurus, kurus di bagian ekor, atau mengalami kesulitan ganti kulit, segera konsultasikan dengan dokter hewan atau komunitas ahli reptil terpercaya.
Menjadikan gecko sebagai peliharaan bukan hanya memberikan kesenangan visual, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang baik tentang dunia reptil. Dengan perawatan yang konsisten dan tepat, reptil menggemaskan ini bisa hidup menemani SobatLoka hingga belasan tahun. (dn/red)






