Loka, Surabaya – Suasana khidmat seketika menyelimuti Aula Lantai 4 Kampus Santa Maria, Jl. Raya Darmo 49, Surabaya pada Sabtu (16/5/2026). Usai menuntaskan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ), sebanyak 136 peserta didik kelas XII SMA Santa Maria Surabaya berkumpul bersama para orang tua dan wali murid untuk merayakan Misa Kelulusan sekaligus prosesi pelepasan siswa.
Ritual kelulusan tahun ini diawali secara anggun melalui prosesi kirab. Barisan pembawa bendera bergerak perlahan, diikuti langkah gemulai para penari, langkah mantap para peserta didik, jajaran wali kelas, hingga Kepala Satuan Pendidikan.
Hadir pula dalam momen sakral ini, Ketua II Yayasan Paratha Bhakti Surabaya, para Suster Ursulin dari Biara Ursulin Komunitas Santa Maria, serta perwakilan alumni yang menyambut hangat bergabungnya para lulusan baru ke dalam ikatan keluarga besar almamater.
Kepala Satuan Pendidikan SMA Santa Maria Surabaya, Marselina Lilies Dwiyulianita dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hati para hadirin. Bagi perempuan yang akrab disapa Ibu Lilies ini, sekolah mungkin hanyalah sebuah titik persinggahan kecil dalam bentang garis hidup para siswa, namun nilai-nilai yang ditanamkan di dalamnya bersifat abadi.
“Kami berharap, nilai-nilai, persahabatan, dan kenangan di sini menjadi bekal yang menyalakan langkah kalian ke depan—entah itu ke perguruan tinggi, dunia kerja, atau jalan lain yang kalian pilih. Hari ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru menuju cita-cita,” tutur Ibu Lilies hangat.
Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan yang telah diperoleh akan menjadi suluh yang berguna di mana pun mereka berada. Kelulusan dari jenjang menengah atas bukan berarti akhir dari proses belajar, melainkan sebuah estafet untuk terus menimba ilmu demi kemaslahatan keluarga, masyarakat, dan negara.
Cahaya Terang Bagi Sesama
Selaras dengan tema kelulusan tahun ini, yakni “Pergilah, dan Jadilah LUMIERA”, Ibu Lilies menitipkan harapan besar agar para alumni muda ini mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di tengah masyarakat dengan tetap menjaga nama baik almamater.
“Jadilah cahaya yang tidak hanya menerangi jalanmu, tetapi juga jalan orang lain. Terbanglah setinggi mungkin, raihlah mimpimu, dan jangan pernah lupa dari mana kalian berasal,” pesannya penuh haru.
Prosesi pelepasan ini ditandai secara simbolis dengan pemberian penghargaan bagi para peserta didik berprestasi, penyematan gordon, serta penyerahan buku kenangan. Keharuan acara sesaat mencair dan berganti menjadi kemeriahan tatkala panggung aula diisi oleh unjuk bakat para siswa kelas XII. Mulai dari penampilan live band, suguhan tarian yang enerjik, hingga sesi musikalisasi puisi yang syahdu membawa memori kilas balik perjuangan mereka selama tiga tahun terakhir.
Acara yang berlangsung penuh suka cita ini ditutup dengan sesi foto bersama antara para lulusan, dewan guru, dan kepala sekolah mengunci lembaran cerita putih-abu-abu di Santa Maria Darmo dengan senyuman terbaik menuju gerbang masa depan. (yg/red)







