Kemarau Panjang 838 Hektare Hutan TN Baluran Terbakar

Petugas Taman Nasional Baluran ketika melakukan pemadaman api ketika kebakaran hutan. (net)

Loka, Situbondo  – Memasuki kemarau panjang, hutan di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur, mengalami kebakaran. Secara total hutan yang terbakar seluas 838 hektare.

Kasi Bagian Umum Taman Nasional Baluran, Joko Mulyo, menyatakan untuk luas hutan yang terbakar adalah daerah yang kering. Sehingga, ketika ada api, dengan cepat terbakar.

“Lokasi yang terpantau ada kebakaran hutan yakni di Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Watunumpuk, Parengan, Labuan Merak, Betakol, Bajulmati,” kata Joko, Rabu (29/7/2026).

Menurut dia, kebakaran di Taman Nasional Baluran terlebih dahulu terjadi di bagian utara. Hal itu karena bagian utara terlebih dahulu mengalami kekeringan sehingga cepat terbakar.

“Ketika angin timur dari Australia bertiup di awal kemarau April sampai Oktober, wilayah utara yang paling banyak menerima dampaknya karena berada di garis depan pesisir utara Perairan Selat Madura, kelembapan turun drastis yang mengakibatkan vegetasi mengering,” ungkapnya.

Sebagai bentuk antisipasi, menurut Joko, pihak Taman Nasional Baluran telah membuat khusus petugas pengendalian kebakaran hutan. Mereka bertugas di wilayah Bekol dan Bitakol. “Sistem kerjanya pemantauan langsung dan pemantauan melalui CCTV, ketika ada titik api kami langsung turun,” katanya.

Pihak Taman Nasional Baluran juga mengimbau para pengunjung dan warga sekitar untuk tidak boleh menyalakan api, membakar sampah, dan membuang puntung rokok sembarangan. (*/red)

 

 

 

Bagikan

Penulis

Menu Aksesibilitas
🌓
Contrast

Bigger Text
🏁
Grayscale
🔄
Reset